Sejarah, visi misi, dan potensi wisata yang menjadikan Selasari salah satu desa wisata unggulan di Indonesia.
Desa Wisata Selasari berada di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan dokumen RPJMDes, Desa Selasari telah ada sejak masa penjajahan Jepang. Pada masa itu masyarakat mengalami berbagai kesulitan, seperti kerja paksa (romusha), kemarau panjang, dan krisis pangan. Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1945, masyarakat Selasari mulai membangun kehidupan desa yang lebih mandiri dan ikut mempertahankan kemerdekaan melalui pembentukan Komite Nasional Indonesia (KNI). Awalnya Desa Selasari merupakan bagian dari Kabupaten Ciamis. Sejak terbentuknya Kabupaten Pangandaran pada tahun 2012, Desa Selasari resmi menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Pangandaran. Desa ini merupakan desa terluas di Kecamatan Parigi dan terdiri dari delapan dusun, yaitu Salakambang, Cikawung, Banjarsari, Tenjosari, Karangmukti, Giriharja, Cikadu, dan Pepedan. Seiring perkembangan zaman, masyarakat mulai mengembangkan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat. Berbagai objek wisata seperti Santirah River Tubing, Goa Lanang, Goa Sutra Reregan, Pepedan Hills, Curug Cimanggu, serta seni budaya seperti Ronggeng Gunung, Angklung Buhun, dan Seni Lebon menjadi daya tarik utama. Berkat pengelolaan tersebut, Desa Wisata Selasari berhasil masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, sekaligus menjadi salah satu desa wisata unggulan di Indonesia.
Delapan dusun yang membentuk Desa Selasari.
“Menjadi Trend Setter Pengelola Pariwisata Berbasis Akhlak Mulia, Lingkungan, Kearifan Lokal, Budaya, Secara Berkelanjutan dengan Memberdayakan Teknologi Informasi dan Sumber Daya.”
Berkat pengelolaan berbasis masyarakat, Desa Wisata Selasari berhasil masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.
Susur sungai & body rafting melewati gua alami dan air terjun.
Gua alami dengan stalaktit dan stalagmit yang masih asri.
Situs gua alami yang jadi bagian rute wisata petualangan.
Spot bukit dengan pemandangan hamparan sawah dan desa.
Air terjun asri di kawasan hutan konservasi desa.
Kesenian tari rakyat khas Pangandaran.
Kesenian angklung tradisional turun-temurun.
Atraksi bela diri tradisional khas Selasari.